Monday, February 20, 2012

di satu sudut duduk seorang lelaki
menantikan miliknya kembali
menanti entah sampai bila
sendiri tidak pasti..
dia duduk menghitung jari..
mengira hari
satu..dua..tiga..empat..
lima..enam..
setiap hari yang berlalu
dingin yang terasa
namun tidak berganjak dia dari situ
terus tunggu dan tunggu
bertemankan sepi..
sunyi..

No comments:

Post a Comment